Edu Global School Medan menyelenggarakan kegiatan In House Training (IHT) pada tanggal 29–31 Desember 2025 sebagai agenda pengembangan profesional pendidik dan tenaga kependidikan menjelang semester 2 tahun ajaran 2025/2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam menjaga kualitas pembelajaran, sekaligus menyiapkan sumber daya manusia yang adaptif, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21.
Mengusung tema “Guru Tangguh, Pembelajaran Tumbuh: Kompeten Mengajar, Cakap Digital, Siap Menghadapi Tantangan”, IHT tahun ini dirancang untuk menjawab kebutuhan guru tidak hanya dari sisi pedagogik, tetapi juga dari aspek psikologis, digital, kolaboratif, dan kesiapan masa depan. Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta mendapatkan penguatan kompetensi melalui sesi materi, diskusi, refleksi, dan kolaborasi lintas divisi.
Kegiatan hari pertama diawali dengan pembukaan resmi yang menandai dimulainya rangkaian In House Training. Sesi utama kemudian dilanjutkan bersama Yoffi Andinata, S.Pd., M.Si. dengan materi Penguatan Kompetensi Pedagogik Guru melalui Pembelajaran Efektif dan Pengelolaan Kelas Berbasis Partisipatif. Dalam sesi ini, guru diajak untuk merefleksikan kembali peran strategisnya sebagai fasilitator pembelajaran, sekaligus memahami pentingnya menciptakan kelas yang aktif, aman, dan mendorong partisipasi siswa. Pendekatan pengelolaan kelas yang kolaboratif dan berpusat pada peserta didik menjadi sorotan utama sebagai fondasi pembelajaran yang bermakna.
Pada sesi berikutnya, BnC EGS Medan Officer, Harits Dijani, S.M., memberikan Tutorial Pembuatan Konten Mengajar yang relevan dengan kebutuhan pembelajaran digital. Guru dibekali keterampilan dasar dalam menyusun konten pembelajaran yang menarik, komunikatif, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik di era digital. Hari pertama ditutup dengan sesi Diseminasi Pembelajaran Mendalam oleh para pengajar SMA Edu Global Medan yang telah melaksanakan Pelatihan Pembelajaran Mendalam bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, yakni Syupran, Lc., Nia Ramadhani br Sitepu, S.Pd., dan Syahrani Karina Putri, S.Pd., yang memperkuat pemahaman guru mengenai konsep pembelajaran mendalam sebagai pendekatan untuk menumbuhkan pemahaman konseptual, refleksi kritis, dan keterlibatan aktif siswa.
Memasuki hari kedua, fokus kegiatan diarahkan pada pemahaman karakteristik peserta didik. RM Afif Handri Nabawi, M.Psi., Psikolog menyampaikan materi Memahami Psikologi Perkembangan Peserta Didik SD, SMP, dan SMA. Melalui sesi ini, guru memperoleh wawasan tentang perbedaan kebutuhan emosional, sosial, dan kognitif siswa di setiap jenjang pendidikan. Pemahaman ini diharapkan dapat membantu guru dalam merancang strategi pembelajaran dan pendekatan pendampingan yang lebih tepat sasaran.
Pada sesi siang, Putri Rizki Andhina, S.Ikom., M.M. menyampaikan materi Terapi Mental untuk Guru dengan tema “Guru Sehat Mental, Pembelajaran Berkualitas”. Materi ini menekankan pentingnya kesehatan mental guru sebagai fondasi utama dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif. Guru diajak untuk mengenali potensi stres kerja, membangun kesadaran diri, serta menerapkan strategi sederhana dalam menjaga keseimbangan emosi dan profesionalisme.
Hari ketiga menjadi penutup rangkaian In House Training dengan agenda refleksi kegiatan. Pada sesi ini, peserta diajak untuk mengevaluasi proses pelatihan, menyampaikan pengalaman belajar, serta merumuskan komitmen tindak lanjut yang dapat diterapkan dalam praktik pembelajaran sehari-hari. Selanjutnya, peserta mendapatkan pemaparan mengenai Financial Planning dari DPLK BJB, yang memberikan wawasan tentang perencanaan keuangan jangka panjang sebagai bagian dari kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan. Kegiatan IHT kemudian ditutup secara resmi, menandai berakhirnya rangkaian pelatihan yang penuh makna.
Melalui pelaksanaan In House Training ini, Edu Global School Medan berharap seluruh pendidik semakin tangguh secara kompetensi, sehat secara mental, cakap dalam memanfaatkan teknologi, serta siap menghadapi tantangan pendidikan masa depan. IHT tidak hanya menjadi ruang belajar bersama, tetapi juga wadah untuk memperkuat kolaborasi dan budaya profesional yang terus bertumbuh demi terwujudnya pembelajaran berkualitas bagi seluruh peserta didik.